Jangan Jadikan Bosan Sebagai Jalan Pintas
Jangan Jadikan Bosan Sebagai Jalan Pintas
Jangan Jadikan Bosan Sebagai Jalan Pintas
Pernah
nggk sih kalian merasa bosan terhadap pasangan kalian sendiri. Bahkan
sampe berpikir ingin menyudahi hubungan yang sudah hampir terhitung lama.
Apa nggk sayang..? hubungan yg sekian lama berbulan bulan atau bertahun
tahun ingin putus gara-gara sudah bosan..?
Ayoo pikirkan lagi..jika memang sudah nyerah, repeat lagi momen-momen indah kalian, sudah rugi banyak waktu, rugi duit, rugi tenaga, dll..
Ayoo pikirkan lagi..jika memang sudah nyerah, repeat lagi momen-momen indah kalian, sudah rugi banyak waktu, rugi duit, rugi tenaga, dll..
Kenapa bisa bosan, apa salahnya bosan terhadap suatu hubungan. Bisa jadi hanya itu-itu aja nggk ada aktivitas lain lagi bukan..? Sebentar-sebantar.... Bosan itu manusiawi, bosan itu emang sudah sifat manusia, bahkan bisa di katakan bosan itu sifat yg tidak pernah bersyukur dan selalu mendahulukan keegoisan saja.. why..? ya... karna kamu hanya melihat dari satu sisi, dan mengabaikan sisi lainnya.
Maksutnya..? kita yg merasa bosan terhadap pasangan kita selalu
memikirkan diri kita sendiri, tanpa memikirkan pasangan kita. Coba kita
berpikir lagi "aku bosan dengan kamu", teng.. teng..teng.. coba
bayangkan bagaimana perasaan pasangan kita, pasti sangat terkejut dan
sakit. Mungkin hanya perasaan mu saja yang bosan, sedangkan dia, lagi
sayang-sayangnya dengan kamu. Setega itu kamu nyakitin perasaan orang yang
selama ini bisa buat kamu nyaman saat kamu belum ada rasa bosan.
Apalagi kalau kamu sudah berpikir ingin menyudahi hubungan kalian.
Gimana tuh.. perasaan si doi, apa nggk tambah hancur. Pikir- pikir lagi
deh kalau bosan trus ada niatan buat ninggalin pasangan. Bosan itu bisa
di lawan, bosan itu hanya sementara. Hanya saja banyak pikiran yg
membuat kamu untuk mencari yang lebih sempurna dari dia.
Sampai kapan pun
kamu nggk akan pernah bakal dapet yang sempurna selain dia. Misal begini,
Katakanlah kamu udah sukses buat mutusin dia, dan kamu berniat untuk
cari kekasih lagi yang lebih asik, yang lebih cantik, dan lain sebagainya.
Baik, dan sekarang kamu udah pacaran dengan pacar baru kamu. Hari berganti hari, minggu
berganti minggu, bahkan berbulan-bulan.
Dan sekarang tiba saatnya kamu
merasa bosan lagi terhadap pasangan baru kamu, atau mungkin sebaliknya.
Pasangan baru mu yang sudah bosan dengan kamu. Udah bisa berfikirkan
gimana perasaan mantan kamu dulu yang kamu putusin gara-gara kamu udah
bosan dan langsung kamu buang begitu saja. Saat ini yang bosan adalah pasangan
baru kamu, yang dulu kamu impi-impikan, yang kamu puji-puji kecantikannya
secara tak sengaja sudah merasa bosan dengan mu.
Sampai kapan pun kalau
kamu berpikir bosan adalah jalan pintas untuk menyudahi sebuah hubungan,
sampai kapan pun juga kamu tetap merasa bosan terhadap pasangan kamu
meskipun tiap bulan ganti pacar.. dan sekarang, kamu mulai berpikir
bahwa mantan pacar kamu yang dulu, yang pertama kali kamu merasakan bosan,
udah bahagia dengan kehidupan barunya.
Bisa jadi mantan kamu udah punya
pacar lagi, atau sedang fokus dengan masa-masa jomblonya. Dengan sengajanya
sekarang kamu masuk lagi ke dalam kehidupannya yang dulu pernah kamu
hancurkan hatinya. Disaat seperti ini kamu mulai berpikir, bahwa dia
orang yang tulus menerima mu apa adanya, bahwa dia orang yang selalu
mendukung mu, bahwa dia orang yang sangat sabar atas perlakuan mu,
meskipun di pikirannya mempunyai banyak alasan untuk meninggalkan mu
dulu.
Kamu nggk pernah menyadari, bahwa cinta yang kamu cari selama ini
bukanlah tentang ketampanan, bukanlah kesempurnaan, bukanlah tentang
siapa yang bisa membuat mu nyaman dan akan kamu hempaskan begitu saja
setelah kamu merasa bosan. Cinta yang kamu butuhkan adalah dia yang dengan
tulus menyayangi kamu, tanpa mengharap imbalan melainkan mengharapkan
perasaan yang sama dari kamu.
Jadi intinya, untuk kita yang sudah mempunyai
pasangan bersyukurlah dengan apa yang dimiliki oleh pasangan kita, saling
melengkapi, saling membuka dan bertukar pikiran. Jika memang suatu hari
ada masalah muncul dalam hubungan kita, baiknya kita bicarakan baik-baik,
cari bersama jalan keluarnya, tahan keegoisan kita, jangan sampai melukai
perasaan pasangan kita.
Karna sejatinya, jika kamu meninggalkan dia yang tidak sempurna demi untuk seseorang yang jauh lebih tidak sempurna..
kangmas.huda




0 komentar :